Indonesia flag

Indonesia

No Specific Law / Unclear

Hukum Perekaman di Indonesia: Persetujuan yang Dipersengketakan, KUHP & Sanksi (2026)

By Recording Law Editorial TeamReviewed 1 Oktober 202649 min read
Hukum Perekaman di Indonesia: Persetujuan yang Dipersengketakan, KUHP & Sanksi (2026)

Updates

Memperbaiki halaman Indonesia untuk perubahan hukum pidana 2026: pasal-pasal penyadapan dan kesusilaan UU ITE kini disajikan sebagai dicabut sejak 2 Januari 2026, denda pidana UU PDP disesuaikan dengan UU No. 1/2026 (IDR 200 juta hingga 500 juta), dan Pasal 14 UU TPKS, pengawasan penyadapan KPK, aturan pembuktian, aturan transfer data lintas negara, serta kronologi kasus Baiq Nuril diperbaiki sesuai teks resmi.

Sources and References

  1. Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024(jdih.komdigi.go.id).gov
  2. SSEK Law Firm: Indonesia Mengundangkan KUHAP Baru (UU No. 20/2025), Implikasi Utama(ssek.com)
  3. Library of Congress: UU Pelindungan Data Pribadi Indonesia (UU 27/2022) Mulai Berlaku(loc.gov).gov
  4. Hukumonline Klinik: Bolehkah Merekam Suatu Peristiwa Secara Sembunyi-Sembunyi? (Analisis Perekaman oleh Peserta Percakapan)(hukumonline.com)
  5. Hukumonline Klinik: Bisakah Rekaman Diam-Diam Percakapan Telepon Dijadikan Alat Bukti?(hukumonline.com)
  6. Chambers and Partners: Data Protection and Privacy 2026, Indonesia(practiceguides.chambers.com)
  7. ICLG: Data Protection Laws and Regulations 2025-2026, Indonesia(iclg.com)
  8. Makarim and Taira S.: Amandemen Kedua UU ITE Indonesia (UU 1/2024)(makarim.com)
  9. SSEK Law Firm: Panduan Hukum Pelindungan Data dan Privasi Indonesia 2026(ssek.com)
  10. Windonesia: Celah Penyadapan, Masa Depan yang Tergesa bagi Hukum Indonesia(windonesia.com)
  11. Universitas Gadjah Mada: Para Pakar Menyoroti Risiko dalam Revisi KUHAP(ugm.ac.id)
  12. Springer Nature: Mengatasi Pornografi Deepfake dan Hak untuk Dilupakan di Indonesia (2025)(link.springer.com)
  13. A&Co Law: Kerangka Regulasi CCTV Setelah UU PDP Berlaku(aco-law.com)
  14. Cornell LII: Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Indonesia (Gender Justice Resource)(law.cornell.edu)
  15. ICJ: UU ITE Indonesia yang Baru Direvisi Mengancam Kebebasan Berekspresi(icj.org)
  16. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), teks resmi, JDIH BPK(peraturan.bpk.go.id).gov
  17. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, teks resmi, JDIH BPK(peraturan.bpk.go.id).gov
  18. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), teks resmi, JDIH BPK(peraturan.bpk.go.id).gov
  19. Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP), teks resmi, JDIH BPK(peraturan.bpk.go.id).gov
  20. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS), teks resmi, JDIH BPK(peraturan.bpk.go.id).gov
  21. Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), teks resmi, JDIH BPK(peraturan.bpk.go.id).gov
  22. Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 yang mengubah UU ITE (termasuk penjelasan Pasal 5 dan 31), teks resmi, JDIH BPK(peraturan.bpk.go.id).gov
  23. Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang KPK, dengan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 70/PUU-XVII/2019, JDIH BPK(peraturan.bpk.go.id).gov
  24. Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 20/PUU-XIV/2016 (alat bukti elektronik dan penyadapan)(mkri.id).gov
  25. Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (AHU): Baiq Nuril Mengajukan Amnesti Setelah Mahkamah Agung Menolak Peninjauan Kembali (8 Juli 2019)(portal.ahu.go.id).gov
  26. Sekretariat Negara: Presiden Menandatangani Keputusan Amnesti untuk Baiq Nuril (29 Juli 2019)(setneg.go.id).gov
  27. Sekretariat Negara: Baiq Nuril Menerima Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2019 tentang Amnesti(setneg.go.id).gov
Share: